Kabupaten Majene mempunyai posisi wilayah yang sangat strategis, terletak di sebelah Utara Kota Makassar.
Luas wilayah 947,84 km2, dengan jarak tempuh dari ibukota Sulawesi Selatan sekitar �302 km dan �276 km dari ibukota Mamuju Sulawesi Barat, dilengkapi dengan terminal induk dan terminal pembantu, sistem transportasi perairan telah disediakan beberapa sarana pelabuhan yaitu pelabuhan Majene di kecamatan Banggai, Pelabuhan Palipi di kecamatan Sendana, serta Pelabuhan Laut yang ada di kecamatan Pamboang dan kecamatan Malunda.
Kabupaten Majene juga merupakan
daerah perdagangan yang didukung
dengan keberadaan sarana
perdagangan berupa pasar permanen
dan pasar darurat.
Di sektor industri kecil, memiliki
prospek yang sangat cerah, karena
terdapat 2.949 buah unit industri kecil
yang tersebar di seluruh kecamatan
dan mampu menyerap sebanyak
5.467 tenaga kerja. Industri kecil yang paling potensil adalah pengolahan
ikan asin, pembuatan keramik,
pertukangan dan pembuatan kopra.
Sedangkan komoditas andalan adalah
industri tenun gedongan sarung sutra
mandar.
Di sektor peternakan, kabupaten
Majene memiliki potensi
pengembangan ternak besar seperti
kerbau, sapi, Kuda, Kambing maupun
ternak kecil, dan unggas seperti itik,
ayam ras dan ayam buras yang populasinya terus berkembang,
khusus ternak besar seperti kambing
sebagian dipelihara oleh masyarakat
untuk kebutuhan lokal dan lainnya
untuk perdagangan antar pulau
adapun ternak kecil diperuntukkan untuk komsumsi lokal.
Untuk menarik wisatawan
mancanegara maupun domestik, telah
disediakan dan dikembangkan
beberapa obyek wisata yang tersebar
pada setiap kecamatan, baik wisata
alam, bahari dan budaya. Khusus obyek wisata unggulan telah
dikembangkan Pantai Pasir Putih Dato
Pangele, Pasir Putih Bonde � bonde,
Permandian Air Panas Makula Limboro
yang memiliki panorama alam yang
indah.
Kabupaten Majene mempunyai atraksi
wisata yang tak kalah menariknya,
seperti Upacara Adat Mandar, Tarian
Etnis Mandar Majene, Pelayaran Rakyat
dan pembuatan minyak kelapa
mandar.
1. Letak Geografis
Secara geografi Kabupaten Majene terletak pada koordinat antara 2o 38� 45� sampai 3o 38� 45� Lintang Selatan dan 118o 45� 00� sampai 119o 45� 00� Bujur Timur.
Batas-batas wilayah :
~ Sebelah Utara : Kabupaten Majene
~ Sebelah Selatan : Teluk Mandar
~ Sebelah Timur : Kabupaten Polewali
Mandar
~ Sebelah Barat : Selat Makassar
2. Sektor Pemerintahan
Kabupaten Majene terdiri dari 4
(empat) kecamatan, 14 (empat belas)
kelurahan dan 21 (dua puluh satu)
desa.
3. Penduduk dan Ketenagakerjaan
Jumlah penduduk Kabupaten Majene
sebanyak 138.825 orang yang terdiri
dari laki-laki 65.900 orang dan
perempuan 71.925 orang.
4. Keadaan Sosial
a. Kesehatan (Rumah Sakit) :
~ Rumah Sakit Umum : 1 buah
~ Puskesmas : 6 buah
~ Puskesmas Keliling : 9 buah
~ Puskesmas Pembantu : 31 buah
~ Apotek : 5 buah
b. Agama (Tempat Peribadatan) :
~ Mesjid : 556 buah
~ Gereja : 4 buah
~ Langgar : 1 buah
~ Mushallah : 8 buah
~ Pura : �
~ Vihara : �
5. Sektor Pertanian
Potensi sektor pertanian Kabupaten
Majene adalah tanaman pangan
berupa sawah, beberapa komoditi
pertanian unggulan seperti padi
sawah, jagung, ubi kayu kacang �
tanah, kedelai. Kacang hijau, pemerintah Kabupaten Majene
berupaya meningkatkan produksi
dan ekspor, serta kesejahteraan
masyarakat melalui sektor pertanian.
6. Sektor Peternakan
Di sektor peternakan, kabupaten
Majene memiliki potensi
pengembangan ternak besar seperti
kerbau, sapi, kuda, kambing maupun
ternak kecil, dan unggas seperti itik,
ayam ras dan ayam buras yang populasinya terus berkembang,
khusus ternak besar seperti kambing
sebagian dipelihara oleh masyarakat
untuk kebutuhan lokal dan lainnya
untuk perdagangan antar pulau
adapun ternak kecil diperuntukkan untuk komsumsi lokal.
7. Sektor Perkebunan
Majene merupakan daerah yang
terdiri atas tanah pegunungan dan
tanah dataran rendah. Di bagian
Selatan dan Barat sebagian besar
terdiri atas tanah pegunungan. Karena
itu daerah ini sangat tepat untuk dikembangkan berbagai komoditas
pertanian. Selain potensi tanaman pangan juga
dapat dikembangkan dibidang
perkebunan diantaranya kelapa
dalam, kelapa hibrida kopi, cengkeh,
kakao, jambu mente, lada, kemiri,
kapok, vanili, sagu dan enau.
8. Sektor Pariwisata
Untuk menarik wisatawan
mancanegara maupun domestik, telah
disediakan dan dikembangkan
beberapa obyek wisata yang tersebar
pada setiap kecamatan, baik wisata
alam, bahari dan budaya. Khusus obyek wisata unggulan telah
dikembangkan Pantai Pasir Putih Dato
Pangele, Pasir Putih Bonde � bonde,
Permandian Air Panas Makula Limboro
yang memiliki panorama alam yang
indah.
Kabupaten Majene mempunyai atraksi
wisata yang tak kalah menariknya,
seperti Upacara Adat Mandar, Tarian
Etnis Mandar Majene, Pelayaran Rakyat
dan pembuatan minyak kelapa
mandar.
sumber:
karantina-sulbar


Tidak ada komentar:
Posting Komentar